Cara Mencuci Selimut Bed Cover dengan Benar – Buttonscarves

Cara Mencuci Selimut Bed Cover dengan Benar

Bed cover sudah seperti kebutuhan bagi kebanyakan orang. Pasalnya, perlengkapan tidur satu ini terutama selimut bed cover memang terkenal dengan bahannya yang tebal serta empuk, sehingga penggunaannya dapat membuat tubuh terasa lebih hangat dan tidur pun jadi lebih nyaman.

Nah, karena selimut bed cover hampir digunakan setiap malam, tentunya kebersihannya pun harus selalu dijaga, ladies. Salah satu cara menjaga kebersihan bed cover adalah dengan secara teratur mencucinya. Jangan sampai kamu baru tergerak mencuci hanya saat bed cover dalam kondisi kotor saja. 

Lalu, bagaimana cara membersihkan bed cover dengan baik dan benar? Simak beberapa tipsnya di bawah ini. 

Tak Perlu Laundry, Ini Dia Cara Mencuci Selimut Bed Cover dengan Benar

Berbeda dengan selimut biasa, perawatan selimut bed cover perlu dilakukan secara khusus guna menjaga bentuknya yang bervolume agar tidak kempes. Berikut ini Buttonscarves telah mengulas beberapa cara membersihkan dan merawat selimut bed cover dengan benar:

1. Pisahkan bed cover dari cucian lain

Langkah pertama yang perlu kamu lakukan sebelum mencuci bed cover adalah memisahkan bed cover dari cucian lain. Hal ini dilakukan untuk mengurangi risiko bed cover terkena noda dari pakaian lainnya dan meminimalisir risiko bed cover terkena lunturan dari cucian lain.

Selain itu, pencucian terpisah juga dilakukan untuk menghindari bulu-bulu halus dari pakaian lain menempel pada serat kain bed cover. Pasalnya, jika kondisi seperti ini terjadi, tidak menutup kemungkinan dapat mempengaruhi permukaan bed cover jadi kasar.

2. Rendam bed cover selama 30 menit

Sama seperti mencuci pakaian, kamu bisa merendam bed cover di dalam ember besar sebelum memasukkannya ke mesin cuci. Hal ini dilakukan untuk memudarkan noda yang menempel pada bed cover, sehingga nanti lebih mudah dibersihkan. 

Gunakan air biasa atau air hangat yang dicampur detergen dan rendam selama kurang lebih 30 menit. Hindari merendamnya terlalu lama karena berisiko merusak tekstur kain. Tidak hanya itu, Pemutih juga rentan menyebabkan warna bed cover mudah luntur.

3. Kucek noda yang ada di bed cover

Setelah direndam selama 30 menit, kamu bisa mengecek lagi bagian-bagian bed cover yang terkena noda. Pengecekan ini perlu dilakukan dengan teliti mengingat ukuran bed cover yang besar, jadi kamu mungkin melewatkan detail kotor tertentu.

Apabila sudah menemukan titik nodanya, kucek bagian noda tersebut dengan lembut. Hindari pemakaian sikat yang keras untuk mengecek noda karena dapat merusak serat bed cover. 

4. Cuci dengan mesin cuci kecepatan normal

Cuci selimut bed cover dengan mesin cuci kecepatan normal

Sumber gambar: Shutterstock 

Kelebihan mencuci dengan mesin cuci adalah pakaian dapat dicuci dengan kecepatan konstan. Kamu dapat mengatur kecepatan tinggi, normal, maupun rendah. 

Nah, khusus untuk bed cover, cucilah dengan pengaturan kecepatan normal. Hindari mencuci dengan kecepatan tinggi karena bisa merusak serat kain pada bed cover. Sementara jika mencuci dengan kecepatan rendah, pencucian jadi kurang efisien karena kamu akan melewati siklus pencucian yang lebih lama untuk mencapai tingkat kebersihan yang sama dengan pengaturan normal.

5. Hindari jemur di bawah langsung sinar matahari

Hindari jemur selimut bed cover di bawah langsung sinar matahari

Sumber gambar: Shutterstock 

Setelah dicuci dan dikeringkan di mesin cuci, jemurlah bed cover di tempat yang tidak terkena sinar matahari langsung. Jemurlah di bawah kanopi atau area luar ruangan yang teduh agar tekstur kain bed cover tetap terjaga dengan baik.

Selain itu, perhatikan juga gantungan jemuran saat menggantung bed cover. Pastikan jemuran kamu kokoh agar bisa menopang bed cover secara sempurna. Jangan sampai jemurannya ambruk dan malah mengotori cucian bed cover-mu.  

6. Hindari menyetrika bed cover

cara merawat selimut bed cover adalah dengan tidak menyetrikanya dan langsung menyimpannya di dalam tempat semula seperti baru

Seperti yang sudah diketahui, bed cover berisi dakron supaya bisa membuatnya empuk. Material yang satu ini bisa kempes jika terkena panas. Untuk itu, meski kainnya lecek, pastikan kamu tidak menyetrika bed cover agar bentuknya tidak kempes.

Saat tidak dipakai, simpanlah bed cover di wadahnya seperti ketika kamu baru beli. Usahakan untuk tidak menumpuknya dengan barang lain agar bentuknya tidak kempes.

Baca Juga: Ganti Sprei Baiknya Berapa Kali? Ini Waktu yang Tepat!

Nah, itulah beberapa cara mencuci selimut bed cover dengan benar. Pastikan kamu tidak menunggu bed cover kotor baru mencucinya, ya! Cucilah bed cover secara rutin, setidaknya satu bulan sekali. 

Bila kamu tertarik dengan sprei atau bedsheet dan duvet berbahan serat bambu, kamu bisa mencoba membeli Buttonscarves Duvet dan Buttonscarves Bed Sheet di website online store Buttonscarves atau langsung cek di sini. Terbuat dari 100% serat organic bamboo, bedsheet dan duvet Buttonscarves akan memberikanmu kenyamanan tidur yang tak ada duanya!

Kelebihan Selimut Berbahan Wol Butonscarves Signature Blanket – Buttonscarves

 

Hi BSLady, 

Di tengah keadaan pandemi yang belum mereda ini menghabiskan waktu di rumah adalah hal yang paling disarankan. Apalagi sambil menikmati hari dengan selimutan dan nonton film Netflix favoritmu. Nah, BSLady pastinya udah tahu dong kalau Buttonscarves belum lama ini merilis Signature Blanket? Yup! Signature Blanket Buttonscarves ini cocok banget dipakai untuk bersantai karena berbahan woll yang super nyaman. Eits, tapi nggak hanya sampai di situ, selimut ini juga multi-fungsi karena bisa juga dipakai sebagai home decor!

Selimut ini dapat menghiasi sofa di rumah sehingga terlihat lebih cantik dan rapi. Pastinya ia juga berfungsi menghangatkan, bisa juga BSLady bawa saat bepergian di mobil. Selain itu, soal desain dan kualitas tentu saja tidak kalah dengan merek high-end di luar sana. BSLady tahu nggak sih kalau selimut dengan bahan wol merupakan selimut yang paling nyaman dan hangat? Yuk, simak kelebihan bahan wol berikut ini! 

1. Bahan yang ramah lingkungan

Kain wol berasal dari bulu domba atau kambing yang kemudian dibuat menjadi benang wol dan ditenun hingga menjadi lembaran-lembaran kain. Lembaran kain tersebut menghasilkan karakteristik serat tebal dan lentur.

2. Kain dengan kualitas terbaik 

Kain wol merupakan salah satu kain yang memiliki kualitas terbaik dan memiliki ketahanan paling lama di bidang tekstil. Selain itu, kain wol juga sulit dipalsukan karena memiliki karakteristik yang unik dan berbeda dengan kain yang lainnya. Sehingga sangat mudah bagi BSLady membedakan mana kain wol yang asli dengan kain wol yang palsu.

3. Memiliki karakteristik tebal

Kain wol merupakan kain yang paling banyak digunakan untuk selimut atau mantel karena memiliki karakteristik yang tebal sehingga dapat menghangatkan. Seperti yang sudah dijelaskan sebelumnya, proses pembuatan kain wol dilakukan dengan penyusunan serat yang bertumpuk. Tidak hanya dapat dipakai saat musim hujan atau saat kedinginan, kain wol juga bisa menghalau dinginnya angin saat musim kemarau. 

4. Cocok digunakan untuk berbagai jenis kulit

Beberapa BSLady mungkin ada yang memiliki alergi terhadap kain tertentu. Alergi ini bisa saja menyebabkan gatal-gatal pada kulit atau bahkan lebih parah. Kini tidak perlu lagi khawatir karena proses pembuatan kain wol tidak melibatkan banyak bahan kimia. Sehingga kain wol tidak akan menimbulkan alergi atau iritasi pada kulit.

Nah, itu dia beberapa kelebihan kain wol yang pastinya tebal dan menghangatkan. Kain wol ini banyak digunakan sebagai bahan utama selimut. Oleh kerena itu, Buttonscarves memilik kain wol sebagai bahan utama dalam membuat The Signature Blanket. BSLady yang masih berpikir untuk membeli Signature Blanket kini tak perlu bingung lagi, karena pastinya selimut ini worth every pennies.

 

Tips Mencuci Selimut Bahan Wol, The Signature Blanket – Buttonscarves

Hi BSLady,

Siapa nih yang kemarin sudah berhasil check out The Signature Blanket dari Buttonscarves? Semoga BSLady suka dan puas ya dengan yang satu ini. Selain terbuat dari bahan wol yang nyaman dan menghangatkan, selimut ini juga dapat menjadi dekorasi sofa di rumahmu. Sehingga sangat multifungsi dan pastinya BSLady tidak akan menyesal membelinya. Mungkin beberapa BSLady juga bertanya-tanya, apakah jika selimut dicuci akan mengerut atau kualitasnya jadi turun? Hmm tenang, selama BSLady mencucinya dengan benar tidak akan terjadi penurunan kualitas dari selimut ini. 

Mencuci selimut secara rutin juga sangat disarankan karena tanpa kita sadari ternyata ada kotoran dan debu yang tidak bisa kita lihat secara langsung. Namun untuk selimut berbahan wol ini secara alami anti-kotoran dan noda, sehingga mungkin BSLady tidak perlu mencucinya terlalu sering. Selimutt dapat dicuci dengan mesin jika BSLady dapat menggunakan setelah yang tepat. Namun jika tidak yakin, maka mencuci dengan tangan bisa menjadi solusi. Artinya BSLady dapat mencucinya dengan mesin ataupun dengan tangan. Yuk, simak tips dan cara mencuci selimut bahan wol di bawah ini! 

1. Mencuci dengan tangan

Mencuci selimut wol dengan mesin cenderung lebih kompleks dan harus berhati-hati. Oleh sebab itu, BSLady dapat mencucinya dengan tangan. Jika BSLady lebih memilih untuk mencuci selimut dengan tangan, maka berikut ini adalah langkah-langkah yang bisa diikuti:

  • Masukan selimut ke dalam ember dengan air dingin dan detergen secukupnya
  • Goyang-goyangkan selimut di dalam air sambil dikucek per bagian
  • Keluarkan selimut dari ember dan biarkan air mengalir
  • Tekan selimut agar sisa air itu lebih cepat keluar
  • Hindari memeras selimut, cukup menakannya dengan ringan
  • Kosongkan ember dan isi kembali dengan air bersih
  • Bilas sisa detergen yang masih menempel dengan air bersih
  • Lakukan sampai tidak ada sisa sabun yang menempel dan air bilasan terlihat jernih

2. Mencuci dengan mesin

Jika BSLady tidak yakin mencuci selimut berbahan wol dengan tangan, maka BSLady dapat mencucinya dengan mesin. Namun perlu diperhatikan karena jika metodenya terlalu keras, maka akan merusak serat kain pada selimut wol ini. Berikut ini merupakan beberapa langkah mencuci selimut wol dengan mesin. Simak baik-baik ya!

  • Isi mesin cuci dengan air dingin dan detergen 
  • Gunakan detergen yang ringan dan secukupnya
  • Masukkan selimut ke dalam mesin dan pastikan bobotnya terdistribusi dengan rata. Jika tidak, maka kemungkinan ada bagian selimut yang tidak tercuci
  • Mulailah proses pencucian dengan memilih siklus paling lembut atau “Gentle spin” 
  • Angkat selimut setelah 3-5 menit. Metode ini disarankan untuk selimut berbahan halus atau terbuat dari serat alami, seperti wol. Sehingga tidak perlu menyelesaikan seluruh proses pencucian, pembilasan, dan pemerasan
  • Keringkan selimut berbahan wol atau berisi bulu dengan sistem pengeringan tanpa panas
  • Mengeringkan selimut terlalu lama dapat menyebabkan penyusutan atau kerusakan. Oleh karena itu, pilihlah jangka waktu yang tepat dan periksa dari waktu ke waktu
  • Keluarkan selimut dari mesin saat masih lembap dan lanjutkan proses pengeringan dengan diangin-anginkan
  • BSLady juga bisa memilih untuk mengeringkan selimut tanpa mesin, atau dengan diangin-anginkan
  • Gantung selimut di luar rumah atau di bawah sinar matahari agar ada pergerakkan udara yang mempercepat proses pengeringan
  • Pengeringan dengan mengain-anginkan dan menggantungkan adalah cara ini paling aman untuk selimut berbahan wol
  • Jika BSLady memutuskan untuk mengeringkan selimut dengan diangin-anginkan, pastikan untuk membuang kelebihan air sebanyak mungkin dari selimut
  • BSLady cukup menekan-nekan selimut, jangan memerasnya dengan cara dipuntir
  • Gulung selimut basah di antara dua handuk kering atau lipat menjadi satu. Metode ini dapat menghasilkan selimut kering yang rata karena sudah digulung erat atau dilipat dengan rapi

Nah, itu dia langkah-langkah pencucian selimut wol yang bisa BSLady ikuti mulai dari awal tahapan mencuci hingga proses mengeringkan. BSLady juga dapat memilih mencucinya dengan tangan atau menggunakan mesin. Namun jika BSLady memilih untuk menggunakan mesin ada banyak hal yang perlu diperhatikan, karena jika tidak maka kain wol akan rentan terhadap perubahan. Terutama saat proses pengeringan, disarankan untuk tidak menggunakan mesin melainkan menggantungkan dan mengangin-anginkannya di bawah sinar matahari. Semoga tips ini membantu ya!